Rabu, 27 Maret 2013

Agama Dan Isu Global Tentang Radikalisme Keagamaan

Pengertian Radikalisme.
            Radikalisme adalah cara-cara menyelesaikan persoalan sampai pada akar-akarnya sehingga tuntas betul, yang muncul dalam bentuk-bentuk mengubah secara total, mebongkar, meruntuhkan hingga sampai merusak.
Kamus umum Belanda-Indonesia yang dikarang oleh Wojowosito mendefinisikan radikal berarti :
1.                  Mendalam seakar-akarnya
2.                  Ekstrim
3.                  Berpendirian yang amat jauh
Beberapa pendapat-pendapat tokoh tentang radikalisme :

Kerukunan Umat Beragama

Pengertian Kerukunan Umat Beragama, rukun berasal dari dari bahasa Arab, Ru´nun yang artinya azas atau dasar bisa juga diartikan baik atau damai. Kerukunan hidup umat beragama artinya hidup dalam suasana damai, tidak bertengkar walaupun berbeda agama.
            Tujuan kerukunan umat beragama untuk memotivasi dan mendinamisasikan semua umat beragama agar dapat ikut serta dalam pembangunan bangsa.
            Wadah kerukunan kehidupan beragama pada awalnya wadah tersebut diberi nama konsultasi antar umat beragama, kemudian berubah menjadi musyarawah antar umat beragama.

4 SISTEM MORAL ATAU AKHLAK

Akhlak ada 4 bagian :
1.                  Akhlak kepada Allah
2.                  Akhlak kepada sesama manusia
3.                  Akhlak kepada alam sekitar
4.                  Akhlak kepada diri sendiri
            Akhlak berarti sifat yang tertanam ke dalam jiwa manusia yang melahirkan bermacam-macam perbuatan baik dan buruk tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan.

AGAMA DAN ISU GLOBAL NARKOBA

Ayat yang langsung berbicara tentang narkoba ada 2 yakni :
      Qur´an Al Baqarah ayat 219.
      Qur´an Al Maa´idah ayat 90-93.
Yusuf Al Qordowi berpendapat tentang narkoba yang di dalamnya adalah ganja, haroin atau putau, sabu-sabu dan jenis ekstasi baik padat maupun cair yang terkenal dengan sebutan Mukhadirat ( Narkotik adalah benda-benda yang diharamkan dalam sara´ tanpa diperselisihkan lagi diantara para ulama )
      Pendapat Ibnu Tainiyah tentang narkoba adalah memakan, meminum, menghisap dan menghirup serta melalui suntik. Dari Khamr, ganja dan teman-temannya adalah seburuk-buruknya benda yang amat kotor dan diharamkan, sedikit atau banyak memakainya mabuk atau tidak mabuk haram hukumnya menurut kesepakatan para ulama.

Keuntugan dan Kerugian Menggunakan Komputer

Keuntungan Menggunakan Komputer
Kecepatan: Data, instruksi, dan arus informasi di sepanjang sirkuit elektronik di komputer mengalami perjalanan dengan sangat cepat. Banyak komputer mampu memproses miliaran atau triliunan operasi dalam hitungan detik. Contohnya seperti pengolahan yang melibatkan komputasi (misalnya, menambahkan, mengurangkan), pengorganisasian, rendering gambar 3d, menampilkan gambar, merekam suara, bermain musik dan menampilkan film atau video.
Keandalan: komponen elektronik dalam komputer modern dapat diandalkan karena mereka jarang istirahat atau gagal.
Konsistensi: Mengingat input dan proses yang sama, komputer akan menghasilkan hal yang sama secara konsisten. Sebuah frase komputasi - dikenal sebagai sampah masuk, sampah keluar – poin bahwa akurasi output komputer tergantung pada keakuratan input. Misalnya, jika Anda tidak menggunakan lampu kilat pada digital kamera ketika di dalam ruangan, gambar yang dihasilkan yang ditampilkan pada layar komputer mungkin tidak dapat digunakan karena terlalu gelap.

Rabu, 06 Maret 2013

Nabi Nuh Berada Dalam Puncak Kesabaran

Kesabaran Nabi Nuh. Courtesy of free wallpaper from goodscreen.ru
Sabar adalah satu kata yang sering kita ucapkan dan kita dengar, namun tidak mudah untuk kita amalkan dengan sempurna. Memang sabar telah diperintahkan dalam al-Qur’an maupun hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam dan kenyataan ujian yang selalu dialami manusia dalam kehidupannya di dunia menjadikan sabar (seharusnya) bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Barangkali kita sering mendengar orang berkata, “… tapi sabar khan ada batasnya!” atau “… apa kita harus bersabar terus…?” dan sebagainya. Musibah atau ujian yang demikian bertubi-tubi terkadang menjadi pembenaran atas ucapan tersebut. Namun bagaimanakah sabar yang dicontohkan oleh para nabi dan rasul?

Kesabaran Nabi Nuh ‘alaihis salam

Nabi Nuh ‘alaihis salam berdakwah mengajak umatnya ke jalan Allah selama 995 tahun secara rahasia dan terang-terangan, malam dan siang hari, memberikan kabar gembira juga ancaman, akan tetapi beliau hanya mendapatkan pembangkangan dari mereka, bahkan pelecehan dan ejekan. Kendati demikian Nabi Nuh tetap berdakwah dalam waktu tersebut tanpa kesal dan bosan. Setiap kali umatnya menentang, maka beliau merubah caranya dalam berdakwah. Bagaimanapun keadaannya, beliau amat belas kasihan kepada umatnya dan takut jika mereka tertimpa adzab Allah yang sangat pedih. Beliau sangat penyantun dan lapang dadanya dan sungguh telah menjadi teladan dalam kesungguhan dan telah berada dalam puncak kesabaran.
Allah mengabadikannya dalam al-Qur’an:
قَالَ رَبِّ إِنِّي دَعَوْتُ قَوْمِي لَيْلا وَنَهَارًافَلَمْ يَزِدْهُمْ دُعَائِي إِلا فِرَارًاوَإِنِّي كُلَّمَا دَعَوْتُهُمْ لِتَغْفِرَ لَهُمْ جَعَلُوا أَصَابِعَهُمْ فِي آذَانِهِمْ وَاسْتَغْشَوْا ثِيَابَهُمْ وَأَصَرُّوا وَاسْتَكْبَرُوا اسْتِكْبَارًاثُمَّ إِنِّي دَعَوْتُهُمْ جِهَارًاثُمَّ إِنِّي أَعْلَنْتُ لَهُمْ وَأَسْرَرْتُ لَهُمْ إِسْرَارًا
“Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (ke mukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat. Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan, kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam.” (Nuh: 5-9)
Kesabaran Nuh bukan hanya dalam menghadapi kaumnya, juga kala menghadapi keluarganya. Inilah fitnah dan cobaan yang hanya dihadapi oleh orang-orang yang bersabar.

Meruqyah Diri Sendiri

Ruqyah atau pengobatan dengan ayat al-Qur'an 
Alhamdulillah saat ini pengobatan dengan thibbun nabawi mulai dilirik kaum muslimin sebagai alternatif pengobatan disamping pengobatan melalui ilmu medis kedokteran. Berbagai ramuan herbal dan semacamnya yang didasarkan petunjuk Nabi shalallahu ‘alaihi wa salam seperti habbatus sauda, minyak zaitun, madu, kurma dan air zam-zam sudah banyak beredar di toko-toko dan dikemas sedemikian rupa sehingga memudahkan penggunaannya.